Dua Armada Siap Angkut Komoditas ke Asia Timur, Ekspor via Udara Terbuka

BALIKPAPAN – Tak hanya di jalur laut, jalur dagang internasional juga tersedia di rute udara. PT Angkasa Pura 1 memastikan, saat ini sudah ada dua armada yang memfasilitasi ekspor langsung dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan ke negara tujuan.

General Manager PT Angkasa Pura 1 Balikpapan Handy Heryuditiawan mengatakan, perseroan mendukung semaksimal mungkin terbukanya rute ekspor langsung dari Sepinggan. “Sejauh ini, sudah dua armada khusus kargo yang beroperasi. Yaitu Tri-MG dan My Indo. Operasional pesawat jenis Boeing 737-400 ini bisa mengangkut 15 ton kargo,” ujarnya kepada Kaltim Post, Rabu (11/4) lalu.

Melihat posisi Balikpapan, lanjut Handy, pesawat akan mampu membawa muatan langsung ke negara tujuan di kawasan Asia Timur dengan waktu 5 jam. “Sejauh ini, tujuannya Hong Kong, Guangzhou, Taiwan, hingga Jepang,” jelasnya.

Menurutnya, keunggulan transportasi udara lebih cepat, dan lebih pasti waktu tempuhnya. Selain itu, Bandara Sultan AM Sulaiman Sepinggan juga sudah memiliki kapasitas terminal kargo yang memadai.
Handy menuturkan, sejauh ini ada sembilan perusahaan ekspedisi sudah beroperasi di Sepinggan. Cold storage juga sudah tersedia.

“Yang paling banyak dikirim melalui udara memang hasil laut, karena biasanya tidak bisa bertahan lama,” jelas GM termuda Angkasa Pura ini.

Dia membeberkan, volume rata-rata aktivitas kargo di Bandara Sepinggan Balikpapan mencapai 171.493 kilogram per hari. Sampai kuartal I lalu, ada kenaikan 10 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Gubernur Awang Faroek Ishak mengatakan, sudah saatnya Kaltim masuk era direct export.Skema rute perdagangan ini, kata dia, sudah lama dirancang. Namun, baru terealisasi tahun ini.

Dari jalur laut, dia menyebut, Kaltim juga sudah membuka jalur ekspor langsung untuk komoditas perikanan. Salah satunya, udang windu, yang ikut berangkat bersama direct callperdana di Terminal Peti Kemas Kariangau, 10 April lalu, dengan volume 15 ton menuju Jepang.

Ekspor dari beberapa daerah menggunakan kapal feeder yang berangkat dari Samarinda. Jadi, mereka harus singgah di dermaga milik KKT. “Jadi, sekarang ada dua jalur terbuka. Volume ekspor pun bisa lebih besar,” ucap gubernur. (aji/man2/k15)

 

 

http://kaltim.prokal.co/read/news/328500-dua-armada-siap-angkut-komoditas-ke-asia-timur-ekspor-via-udara-terbuka.html

Leave a Comment

%d bloggers like this: