Indonesia mendapat apresiasi tinggi dari perwakilan dan delegasi negara, lembaga swadaya masyarakat serta perkumpulan masyarakat sipil sebagai pemimpin dalam penguatan dimensi kelautan dan perikanan dalam agenda perubahan iklim global.

Apresiasi ini di berikan pada saat berlangsungnya acara ‘Membangun Ketangguhan untuk Adaptasi Perubahan Iklim bagi Negara Kepulauan dan Negara Kepulauan Kecil Berkembang’ yang sedang berlangsung di Marrakesh, Maroko.

Utusan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diwakili Achmad Poernomo, Staf Ahli di KKP dan juga utusan Khusus Perubahan Iklim dalam sambutannya atas nama menteri mengatakan bahwa peran penguatan wilayah laut sangat penting dalam mengendalikan perubahan iklim global.

“Peran laut dalam mengendalikan iklim serta mengatasi dampak perubahan iklim global sangat penting dan ini juga yang menjadi komitmen dari pemerintah Indonesia dalam menjaga dan menguatkan wilayah laut,” demikian kata Achmad Poernomo seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com Senin(14/11).

Lebih lanjut, Achmad menekankan bahwa Perjanjian Paris mengakui pentingnya laut dalam bagian pembukaannya dan dalam bagian Integrasi Ekosistem. Pengakuan ini memberikan dasar untuk pemahaman yang lebih komprehensif untuk menanggulangi dampak dari perubahan iklim dan membangun ketangguhan terutama untuk negara kepulauan dan negara pulau-pulau kecil berkembang.

Selain itu, Dr. Poernomo menyoroti bahwa Indonesia berkomitmen menerapkan pendekatan berbasis ekosistem dalam mengelola ekosistem pesisir dan laut serta daratan, meningkatkan pengelolaan sumber daya alam dan meningkatkan ketangguhan iklim dengan melindungi dan memulihkan peran penting ekosistem terestrial, pesisir dan laut.

Acara yang dihadiri oleh lebih 150 peserta ini diselenggarakan bersama dengan Global Ocean Forum and World Ocean Network, ini merupakan forum untuk berbagi pengetahuan, pengalaman dan pembelajaran dari para pengambil kebijakan dan praktisi untuk membangun dan memperkuat kapasitas ketangguhan bagi negara kepulauan dan pulau-pulau kecil negara berkembang (Small Island Developing States/SIDS) dalam menghadapi dampak perubahan iklim, terutama untuk sektor kelautan dan perikanan.

Sumber: http://www.jitunews.com/read/47515/tingkatkan-upaya-penguatan-wilayah-laut-indonesia-mendapat-apresiasi-global