Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Basel Basu Priatna menjelaskan bahwa DKP memiliki program asuransi jiwa dari Kementrian Kelautan dan perikanan untuk para nelayan di Bangka Selatan.

Ia menyebutkan di Bangka Selatan terdapat 5000 orang nelayan dari total tersebut baru 600 orang nelayan yang sudah mendaftarkan program asuransi tersebut.

“Sedangkan kouta kita untuk asuransi nelayan ada 2000 polis asuransi, dan syaratnya cukup gampang, punya kartu nelayan, KK, dan KTP, lalu mengajukan permohonan untuk menjadi peserta asuransi, mengisi formulir yang di sediakan, terakhir harus menyerahkan surat keterangan ahli waris, itu syarat syaratnya,” kata Basu kepada bangkapos.com, Minggu (7/8/2016)

Ia menambahkan nelayan yang berhak mendapatkan asuransi jiwa untuk seluruh kriteria nelayan bukan melihat besar kecil kapalnya.

“Kreteria untuk semua nelayan, tetapi tidak untuk pengusaha ikan itu tidak,”ujarnya

Basu menjelaskan program dari kementrian merupakan asuransi jaminan kematian terhadap nelayan yang mengalami kecelakaan di darat maupun di laut.

“Untuk kematian saat kerja di laut mendapat santunan Rp 200 juta mendapat Rp 100 juta kecelakaan yang menyebabkan cacat dan ditambah biaya perobatan di tanggung Rp 20 juta, dan meninggal saat kegiatan di darat misalnya ke pasar naik motor kecelakaan dapat Rp 160 juta, nelayan yang mendapatkan apabila sudah terdaftar,” ucapnya.

Sumber: http://bangka.tribunnews.com/2016/08/07/dkp-basel-berikan-asuransi-jiwa-kepada-nelayan