Hasil pertanian, kelautan perikanan, dan kehutanan, di Provinsi Maluku Utara, akan menjadi sektor penting untuk mensejahterakan masyarakat di daerah itu.

Demikian kutipan aspirasi, yang dikatakan Ketua rombongan komisi IV DPR RI, Daniel Johan, usai pertemuan bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, di Bela Internasional Hotel, Ternate, Selasa (2/8).

Dikatakan Daniel, nantinya Maluku Utara akan dijadikan salah satu sentra tanaman jagung. Sedangkan untuk pala dan cengkeh dalam penambahan bibit “Nantinya kerja keras para petani di sini, bisa menghasilkan dan meningkatkan kesejahteraan,” harap Daniel.

Kemudian untuk sektor kelautan dan perikanan di Maluku Utara, tambah Daniel, lebih meningkatkan operasional kapal – kapal dalam negeri untuk menangkap ikan di laut dalam, setelah kapal – kapal asing yang illegal tidak ada lagi.

Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara, M. Natsir Thaib, mengatakan, untuk sektor pertanian, jagung menjadi sektor unggulan. Wagub juga menyampaikan, sektor kelautan dan perikanan, dipastikan dapat menandingi hasil pertanian. Untuk sektor kehutanan hampir tidak bisa diharapkan, meskipun potensi kehutanan di daerah itu cukup besar.

“Kami berharap dukungan anggaran operasional dari pemerintah pusat lebih maksimal agar hasil kehutanan bisa meningkat,” kata Natsir Thaib.

Sementara itu, Buyung Rajilun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara, dalam pertemuan dengan Komisi IV DPR-RI, memaparkan potensi di bidang industry perikanan berskala besar yakni budidaya ikan sistem karamba laut di Halmahera Selatan, juga tambak udang di Halmahera Barat berskala besar, hingga penangkaran penyu di pesisir pantai Kelurahan Tobololo, Ternate Utara.

“Hasil ini, di tahun 2017 akan ada kerjasama dengan Korea dan China,” sebut Buyung.

Hal serupa, juga diutarakan Kepala Dinas Pertanian, Musdalifa Ilias dan Kepal Dinas Kehutanan, Muhammad Sukurlillah.

Dalam pertemuan antara Pemprov Malut dengan anggota Komisi IV DPR-RI. Tampak, juga dihadiri Dirjen Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Nilanto Prabowo, dan Dirjen Holtikultura, Kementerian Pertanian, Spundik Sujono, serta Bupati dan Wali Kota se – Provinsi Maluku Utara.

Sumber: http://www.deliknews.com/2016/08/03/pertanian-dan-perikanan-jadi-sektor-andalan-malut/