Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menyiapkan anggaran yang dialokasikan untuk program asuransi nelayan. Besaran anggaran yang disiapkan KKP saat ini mencapai Rp 175 miliar. Jumlah anggaran itu juga akan terus diperbaharui sesuai kebutuhan para nelayan.

“Saat ini ada Rp 175 miliar. Jumlah itu akan terus diperbaharui dari tahun ke tahun seiring dengan tingginya kebutuhan nelayan,” terang Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP), Susi Pudjiastuti, Selasa (2/8), di kantor KKP, Jakarta.

Dana asuransi tersebut hanya diperuntukkan hanya untuk para nelayan kecil, dan bukan untuk anak buah kapal (ABK). “Kalau ABK itu kan sudah disediakan BPJS oleh perusahaan tempat mereka bekerja,” kata Susi.

Untuk diketahui, bagi nelayan yang mengalami kecelakaan saat melaut yang berakibat kematian, asuransi yang diberikan nilainya Rp 200 juta. Sedangkan nelayan yang mengalami kecelakaan saat melaut yang berakibat cacat fisik mendapat santunan sebesar Rp 100 juta dan untuk pengobatan sebesar Rp 20 juta.

Sedangkan nelayan yang meninggal karena sakit mendapat santunan sebesar Rp 160 juta dan mendapat kecelakaan yang berakibat cacat fisik bukan saat melaut mendapat santunan sebesar Rp 100 juta dan biaya pengobatan Rp 20 juta.

Sumber: http://www.jitunews.com/read/42165/anggaran-untuk-asuransi-nelayan-akan-terus-diperbaharui