Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, bakal mendapatkan kucuran pembiayaan perbankan untuk meningkatkan kapasitas usaha secara masif.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulsel, Mokhammad Dadi Aryadi, mengemukakan selain memfasilitasi askes ke perbankan, UMKM perikanan dan kelautan di Selayar juga akan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan dari bank sentral.

Menurutnya, langkah tersebut dimaksudkan untuk lebih mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Selayar, yang mana daerah tersebut merupakan salah satu kabupaten di Sulsel yang memiliki sumber daya paling besar di sektor tersebut.

Selain itu, lanjut Dadi, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Pemerinta Kabupaten Selayar untuk mengoptimalkan pengembangan UMKM tersebut dari sisi kapasitas serta akses untuk mendapatkan kredit perbankan.

“Sejauh ini, kita sudah petakan UMKM di sana. Ada dua kelompok UMKM yang telah menjadi binaan BI di Selayar. Agar lebih optimal kita gandeng pemda setempat juga,” katanya, Selasa (26/7/2016).

Dadi menguraikan bank sentral juga telah menyakurkan bantuan alat pengolahan hasil perikanan kepada kelompok UMKM tersebut serta memfasilitasi promosi produk melalui sejumlah pameran di tingkat provinsi.

Adapun jalinan kerja sama antara bank sentral dan Pemkab Selayar telah dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman (memorandum of understanding) untuk mengoptimalkan dukungan ke UMKM di daerah tersebut.

Sementara itu, Bupati Selayar Muhammad Basli Ali menuturkan pengembangan kapasitas UMKM bersama dengan BI diharapkan bisa lebih menggairahkan perekonomian Selayar yang selama ini ditopang oleh sektor kelautan dan perikanan.

“Kami juga sudah melakukan pemetaan wilayah operasional UMKM ini, kedepannya selain sektor kelautan dan perikanan kami juga dorong UMKM yang bergerak sektor pariwisata,” paparnya.

Sumber: http://industri.bisnis.com/read/20160726/87/569256/umkm-sektor-kelautan-di-sulsel-diimingi-kredit-perbankan