Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Nilanto Perbowo menegaskan, meski konsumsi ikan dalam negeri setiap tahun meningkat, tapi pihaknya terus dan tidak akan berhenti mendengungkan Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) untuk mengajak masyarakat agar terus mengkonsumsi ikan.

“Kami selalu mengajak kepada seluruh Kementerian/Lembaga dan seluruh elemen agar sama-sama menggaungkan Gemarikan pada masyarakat,” tegas Nilanto, di Jakarta, Rabu (27/7)

Untuk itu, sambung Nilanto, pihaknya menjalin kerja sama dengan organisasi mitra Gemarikan, antara lain melibatkan kementerian/lembaga terkait, organisasi masyarakat dan pelaku usaha, serta elemen masyarakat lainnya, baik yang tergabung dalam Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Pusat dan Daerah (Prov/kab/Kota) serta Mitra Gemarikan.

“Untuk mensosialisasikan makan ikan, tidak hanya kami (KKP) saja. Maka dari itu, kami merangkul semua elemen untuk terus mensosialisasikan makan ikan,” tambahnya.

Berdasarkan data yang ada, ungkap Nilanto, tingkat konsumsi ikan masyarakat baru mencapai 41,11 kg/kapita/tahun pada tahun 2015. Dan akan meningkat menjadi 43,88 kg/kapita/tahun pada 2016. Tentu ini membutuhkan kerja keras dan dukungan dari stakeholders termasuk mitra Gemarikan.

“Meski sudah tergolong tinggi dan terus ada peningkatan akan konsumsi ikan, tapi masih terbilang rendah dibandingkan Malaysia sudah mencapai 70 kg dan Jepang sudah mencapai lebih dari 100 kg per kapita per tahunnya. Dengan pengenalan lebih dalam ke masyarakat, tingkat konsumsi ikan di Indonesia bisa lebih tinggi,” harap Nilanto.

Seperti yang diharapkan Presiden Joko Widodo, menurut Nilanto, yang memberikan arahan untuk mengkampanyekan makan ikan dan sejalan dengan Peraturan Presiden No.71 Tahun 2015 tentang Barang Pokok dan Barang Penting serta ikan masuk di dalamnya. Oleh sebab itu diharapkan ikan dapat menjadi sumber protein utama keluarga.

“Harapannya ke depan bukan hanya daging dan telor saja, tapi masyarakat bisa mulai sadar bahwa ikan adalah kebutuhan sumber protein masa depan,” jelas Nilanto.

Sumber: http://www.gatra.com/ekonomi/makro/208730-target-konsumsi-ikan-43-88-kg-per-kapita-kkp-gencar-kampanyekan-gemarikan