Menteri Kelautan dan Perikanan(KKP) Susi Pudjiastuti, mengatakan bahwa pihaknya cukup geram dengan kapal-kapal asing yang selalu datang menangkap ikan di perairan Indonesia.

“Kalau negara asal kapal-kapal itu geram karena kapalnya di tangkap dan ditenggelamkan, kita juga pastinya lebih geram lagi, masa pencuri dibiarkan bebas,”demikian kata Menteri Kelautan dan Perikanan(KKP) Susi Pudjiastuti dalam acara jumpa pers di kantor KKP, Selasa (21/6).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya sebagai menteri KKP selalu bertindak tegas pada setiap kapal asing yang datang menangkap ikan di perairan tanah air.

“Kalau kapal yang datang dan menangkap ikan dari mana pun asal negaranya harus ditangkap, karena itu pencuri, para pencuri asalnya dari mana pun kita perlakukan sama, harus di tangkap dan di tenggelamkan,”demikian katanya.

Terkait dengan klaim dari Kemenlu Tiongkok yang mengatakan bahwa langkah penangkapan ikan yang dilakukan sudah melalui prosedur yang baik.

“Itukan klaim mereka, silakan mereka mengklaim macam-macam soal keputusan kita, tetapi kita memiliki kebijakan dan hukum sendiri, yang mencuri harus di tangkap dan di tenggelamkan,”tukasnya.

Seperti diketahui, pemerintah Republik Rakyat Tiongkok memprotes keras penangkapan kapal nelayan warga negaranya oleh kapal TNI Angkatan Laut (AL) Indonesia. Bahkan otoritas Tiongkok menyebut bahwa kapal TNI AL telah menembaki para nelayannya.

Menteri Kelautan dan Perikanan(KKP) Susi Pudjiastuti, mengatakan bahwa pihaknya cukup geram dengan kapal-kapal asing yang selalu datang menangkap ikan di perairan Indonesia.

“Kalau negara asal kapal-kapal itu geram karena kapalnya di tangkap dan ditenggelamkan, kita juga pastinya lebih geram lagi, masa pencuri dibiarkan bebas,”demikian kata Menteri Kelautan dan Perikanan(KKP) Susi Pudjiastuti dalam acara jumpa pers di kantor KKP, Selasa (21/6).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya sebagai menteri KKP selalu bertindak tegas pada setiap kapal asing yang datang menangkap ikan di perairan tanah air.

“Kalau kapal yang datang dan menangkap ikan dari mana pun asal negaranya harus ditangkap, karena itu pencuri, para pencuri asalnya dari mana pun kita perlakukan sama, harus di tangkap dan di tenggelamkan,”demikian katanya.

Terkait dengan klaim dari Kemenlu Tiongkok yang mengatakan bahwa langkah penangkapan ikan yang dilakukan sudah melalui prosedur yang baik.

“Itukan klaim mereka, silakan mereka mengklaim macam-macam soal keputusan kita, tetapi kita memiliki kebijakan dan hukum sendiri, yang mencuri harus di tangkap dan di tenggelamkan,”tukasnya.

Seperti diketahui, pemerintah Republik Rakyat Tiongkok memprotes keras penangkapan kapal nelayan warga negaranya oleh kapal TNI Angkatan Laut (AL) Indonesia. Bahkan otoritas Tiongkok menyebut bahwa kapal TNI AL telah menembaki para nelayannya.

Sumber: http://www.jitunews.com/read/40382/susi-geram-kapal-tiongkok-curi-ikan-di-indonesia#ixzz4CTJaH5I4