Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, potensi perekonomian Indonesia di sektor kelautan masih belum tergarap secara maksimal. Padahal, laut merupakan sumber utama penggerak perekonomian Indonesia di masa depan.

Dari informasi yang telah diperoleh, Jokowi mengungkapkan, potensi ekonomi sektor kelautan Indonesia mencapai USD1,2 triliun per tahun, dan diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja sebesar 40 juta orang.

“Sehingga program-program sektor kelautan tersebut harus kita lakukan lebih terarah dan lebih tepat sasaran,” kata Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Jokowi melanjutkan, potensi kelautan yang selama ini dimanfaatkan oleh negara-negara tetangga Indonesia banyak memberikan manfaat, Jepang misalnya yang sektor kelautannya telah menyumbang 48,5 persen terhadap PDB atau setara dengan USD17.500 miliar, begitu juga Thailand yang garis pantainya hanya 2.800 km dan mampu menyumbang devisa hingga USD212 miliar.

Kendati demikian, kata Jokowi, kebijakan kelautan Indonesia harus mampu mengkonsolidasikan seluruh program-program pembangunan nasional.

“Saya tekankan di sini bahwa kebijakan kelautan ini nantinya menjadi acuan dan pedoman dalam pengelolaan potensi kelautan kita. Saya perlu menekankan bahwa kebijakan kelautan tidak hanya bagus di atas kertas namun harus betul-betul berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan nelayan dan rakyat kita,” tandasnya.

Sumber: http://economy.okezone.com/read/2016/06/15/320/1415790/jokowi-laut-indonesia-simpan-potensi-usd1-2-triliun-per-tahun