Tingginya akan kebutuhan atau komsumsi perikanan baik nasional maupun dunia, menunjukkan permintaan yang semakin tinggi. Baru baru ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima kunjungan dari Menteri Pertanian dan Perikanan Malaysia Dato Sri Ahmaad Shabery Chee dalam pertemuan membahas agenda kerja sama dengan Malaysia di bidang perikanan.
Mengutip dari laman infopublik.id, Selasa (3/5), bahwa kedatangan Menteri Pertanian Malaysia, karena pertanian di Malaysia jadi satu dengan perikanan. Kita juga membicarakan bilateral untuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU),” jelas Menteri Susi, Senin (2/5).
Dalam pertemuan itu, Menteri Susi juga menjelaskan adanya keinginan Malaysia untuk mengimpor lebih banyak ikan dari Indonesia. Malaysia membutuhkan ikan segar dari Indonesia, hal itu dikarenakan adanya kebutuhan yang tinggi yakni pemenuhan permintaan keperluan hotel, restoran dan untuk konsumsi sehari-hari.

Sejauh ini, Malaysia masih kekurangan ikan, masih belum dapat memenuhi kebutuhan permintaan ikannya dengan produksi sendiri, hal itu disebabkan Malaysia memiliki nasib yang sama dengan Indonesia dimana ikan-ikannya banyak dicuri.

Adapun dibicarakan dalam pembuatan MoU tersebut, yakni untuk exchange, data satelit, data radar dan mungkin juga patroli bersama, hal itu atas dasar keinginan Malaysia untuk membeli ikan dalam jumlah banyak dari Indonesia.

Di tempat yang sama, Dirjen Perikanan Tangkap Narmoko Prasmadji mengatakan tahun lalu ekspor ikan dari Indonesia ke Malaysia mencapai 140 juta dolar AS. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan total impor Indonesia dari Malaysia yang hanya 19 juta dolar AS.
Narmoko mengatakan mengenai impor, Indonesia hanya mengimpor ikan kembung pada saat tidak musim di Indonesia. Akan tetapi, dengan adanya populasi ikan yang mulai melimpah, Indonesia dipastikan tidak lagi melakukan impor dari Malaysia. Sedangkan yang paling banyak di ekspor Indonesia adalah ikan Kerapu ke Malaysia.

Dengan demikian, Indonesia dan Malaysia bakal memperkuat kerjasama sektor perikanan mulai dari permasalahan nelayan dari kedua Negara yang menangkap ikan di kawasan perairan perbatasan hingga rencana patroli bersama. Diharapkan melalui kerjasama ini, maka terjadi peningkatan pendapatan Negara dari sektor perikanan. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber: http://beritadaerah.co.id/2016/05/04/indonesia-dan-malaysia-perkuat-kerjasama-sektor-perikanan/