Perusahaan perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk optimistis bisa meraih pertumbuhan penjualan sebesar 25% hingga 30% tahun ini. Demi mencapai target, perusahaan ini akan menambah kapasitas produksi dan menggenjot ekspor.

Sebagai catatan, Dharma Samudera membukukan penjualan Rp 557,26 miliar pada tahun lalu. Berarti jika bisa menembus target, penjualan bisa mencapai Rp 724,438 miliar tahun ini.

Sampai kuartal I 2016, Dharma Samudera sudah mengantongi penjualan Rp 147,91 miliar atau naik tipis 8% dari periode yang sama tahun lalu. Direktur Dharma Samudera Herman Sutjiamidjaja bilang, penjualan terhambat oleh kekurangan bahan baku ikan akibat cuaca buruk.

Maklum, Dharma Samudera tidak punya kapal sendiri, sehingga bahan bakunya amat tergantung hasil tangkapan nelayan. Meski begitu, dia percaya diri hasil tangkapan ikan akan meningkat pada akhir tahun.

“Kami berharap ada kenaikan pasokan ikan karena kebijakan pemerintah terhadap illegal fishing. Apalagi peak season tangkapan ikan terjadi akhir tahun,” ujarnya kepada KONTAN, belum lama ini.

Dharma Samudera sudah menyiapkan rencana ekspansi untuk mencapai targetnya. Perusahaan ini akan memperkuat kerja sama operasi (KSO) dengan pemasok di Pulau Sulawesi dan menambah kapasitas terpasang sebesar 30% hingga 40%.

Selain itu, Dharma Samudera juga akan menambah tiga KSO hingga empat KSO lagi di Pulau Jawa. Sebelumnya Dharma Samudera juga tengah membuka pembicaraan dengan beberapa calon investor baru untuk menggenjot produksinya.

Namun Herman belum mau menyebut identitas investor itu lantaran masih tahap penjajakan dan belum final. Sebagai informasi, saat ini Dharma Samudera mengoperasikan dua pabrik pengolahan ikan di Jakarta dan Kendari.

Tahun lalu, kedua pabrik ini mampu memproduksi produk olahan ikan sebanyak 7.345 ton. Perusahaan ini juga berencana membeli mesin dan fasilitas pembekuan baru. Untuk memuluskan rencana ekspansi itu, perusahaan sudah menyiapkan belanja modal senilai US$ 1,5 juta hingga US$ 2 juta tahun ini.

Dari segi penjualan, Dharma Samudera juga terus memperluas pasar ekspor. Selama kuartal I 2016, ekspor mendominasi hingga 95% penjualan. “Ada peningkatan ekspor di level 10%,” ujar Herman.

Ekspor tumbuh berkat penguatan dollar AS dan euro. Sejauh ini Dharma Samudera sudah mengekspor ke sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Eropa, Australia, dan Jepang. Perusahaan ini juga sedang menjajaki Amerika Latin dan Timur Tengah untuk perluasan pasarnya.

Sumber: http://industri.kontan.co.id/news/dharma-samudera-targetkan-tumbuh-30