Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima kunjungan Menteri Pertanian dan Perikanan Malaysia Dato Sri Ahmaad Shabery Chee. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Susi menjelaskan bahwa Indonesia akan bekerja sama dengan Malaysia.

“Barusan kedatangan Menteri Pertanian Malaysia, karena pertanian di Malaysia jadi satu dengan perikanan. Kita juga membicarakan bilateral untuk MoU”, jelas Susi usai pertemuan bilateral tersebut.

Selain itu, Menteri Susi juga menjelaskan, salah satu yang dibahas dalam pertemuan itu adalah keinginan Malaysia untuk mengimpor lebih banyak ikan dari Indonesia.

“Mereka ingin membeli ikan banyak dari Indonesia nanti kita akan ada MoU untuk exchange, data satelit, data radar dan mungkin juga patroli bersama”, lanjut Susi.

Malaysia, lanjut Susi, membutuhkan ikan segar dari Indonesia, dikarenakan Malaysia memiliki nasib yang sama dengan Indonesia dimana ikan-ikan dicuri.

“Ikan-ikan mereka juga banyak yang dicuri, sehingga mereka kekurangan ikan sedangkan kebutuhan atau permintaan tinggi. Jadi kita lebih banyak ekspor ke Malaysia”, ujarnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Perikanan Tangkap Narmoko Prasmadji mengatakan, tahun lalu ekspor ikan dari Indonesia ke Malaysia mencapai US $ 140 juta. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan total impor Indonesia dari Malaysia yang hanya US$ 19 juta.

“Paling banyak itu kita ekspor Kerapu. Kalau import, kita hanya import untuk beberapa komoditi musiman saja, seperti ikan kembung dan lainnya”, pungkas Narmoko.

Sumber: http://kkpnews.kkp.go.id/index.php/malaysia-ingin-impor-ikan-lebih-banyak-dari-indonesia/