Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti hari ini meresmikan 4 unit Kapal Pengawas yang dilengkapi dengan Sistem Kapal Inspeksi Perikanan Indonesia (SKIPI).

Peresmian ini ditujukan untuk memerangi illegal fishing guna mewujudkan kedaulatan kelautan. Ia mengatakan dengan adanya ilegal fishing ini menjadikan Indonesia yang berada di posisi 2 laut terpanjang di dunia tetapi menjadi eksportir ke 3 se Asia Tenggara.

“Hari ini kita launching 4 kapal ORCA, sebagai tanda komitmen pemerintah serius untuk mengawal visi dan misi pemerintah menjadikan laut masa depan bangsa. Dalam 1,5 tahun terakhir kita bersama dalam tim yang sangat solid, mulai dari Pol air, PSDKP, kejaksaan telah bahu membahu mengamankan, menertibkan, memerangi illegal fishing yang menjadikan negara laut terpanjang nomor 2 di dunia hanya bisa menduduki nomor 3 eksportir di Asia Tenggara bukan di Asia lho Pak,” kata Menteri KKP, Susi Pudjiastuti, saat peresmian 4 Kapal ORCA di Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Proyek kerja sama pembangunan kapal ini berawal dari tender tanggal 30 april 2012. Kemudian pada 24 Oktober 2012 dilakukan penunjukan pemenang tender dan diakhiri kontrak pada 31 Januari 2013. Sedangkan kontraknya efektif mulai tanggal 23 Desember 2013.

Kapal pengawas ini sudah dipesan oleh KKP pada tahun 2012. Nantinya kapal ini akan dioperasionalkan sebagai kapal pengawas perikanan. Kapal ini dibangun dengan menggunakan desain dan supervisi dari MSS (Merite System Service).

Sumber: http://finance.detik.com/read/2016/04/08/115222/3182957/4/susi-laut-ri-terpanjang-nomor-2-di-dunia-tapi-eksportir-nomor-3-di-asean