Kapal besi berukuran besar jadi perbincangan warga. Kapal dengan nama lambung Asean Cableship tersebut, tampak berada di sekitar daerah Bayat, Pulau Palmatak Sabtu (3/4/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapal tersebut, diketahui tampak berjalan di sekitar pulau yang lokasinya persis di depan Tarempa, ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas.

Beberapa warga yang melihat kapal itu pun, sempat mengementari kapal tersebut. “Dari jauh saja terlihat besar. Dari dekat mungkin sebesar kapal Tol Laut itu. Kalau dari jauh seperti kapal perang,” ujar Rizal, salah seorang warga Minggu (3/4/2016).

Ia yang ketika itu bersama dengan rekannya pun, mencoba untuk mengabadikan kapal tersebut menggunakan kamera di telepon genggamnya.

“Kami coba ambil gambar, tapi tak terlalu jelas. Dari gambar yang kami ambil, coba kami perbesar di bagian lambung kapalnya tertulis nama Asean Cableship. Mengenai asal kapal dan lain sebagainya, kami kurang tahu juga,” ungkapnya.

Sementara itu, Darlis, Pelaksana Harian Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tarempa yang dikonfirmasi mengenai kapal tersebut mengatakan, kapal tersebut bergerak dari Batam menuju Anambas.

Dari informasi yang masuk ke UPP Kelas III Tarempa, direncanakan kapal tersebut lebih kurang berada satu minggu di sekitar perairan Anambas.

“Kapal itu dari Batam, nanti masuk lagi. Lebih kurang satu minggu berada di sini,” ungkapnya.

Dari penelusuran yang berhasil dihimpun Tribun, kapal yang memiliki kantor di Singapura itu biasa melayani perbaikan dan perawatan kabel fiber optic bawah laut untuk industri telekomunikasi.

Dikutip dari laman situs resmi mereka, Asean Cableship ini didirikan oleh otoritas Telekomunikasi ASEAN (The Otoritas Komunikasi Thailand, Telekomunuikasi Timur Filipina Incorporated di PT. Indosat, Telekom Brunei Berhad, Singapore Telecommunications Ltd, Telekom Malaysia Berhad.

Sumber: http://batam.tribunnews.com/2016/04/03/kapal-asean-cableship-diduga-kapal-perang-berlayar-di-perairan-anambas