Para petani sidat Kebumen meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen agar menetapkan ikan sidat sebagai ikan unggulan Kebumen. Hal ini sebagai bentuk dukungan moril kepada para petani sidat yang telah berjuang untuk mengangkat sidat sebagai komoditas ekspor perikanan.

“Perkembangan budidaya sidat di Kebumen dalam dua tahun terakhir ini sangat pesat, sampai bisa menjadi komoditas ekspor andalan. Dari hanya satu kelompok pembudidaya, kini sudah mencapai 250 kelompok yang tersebar di sejumlah kecamatan. Sedangkan petani tangkap yang setiap hari menangkap lalu menyetorkan benih kepada kelompok kami sekarang sudah 87 orang,” kata Ketua Kelompok Petani Pembudidaya Sidat ‘Delta Sidat’ Desa Sidoluhur Kecamatan Ambal
Kebumen, Syaiful Mustofa, di rumahnya, Selasa (31/05/2016).

Dia menjelaskan penetapan sidat sebagai ikan unggulan Kebumen juga sebagai bentuk sosialisasi agar masyarakat Kebumen mulai gemar mengonsumsi ikan sidat. Sebab, selama ini hampir seluruh hasil budidaya sidat diekspor, khususnya ke Jepang. Hanya sebagian kecil saja sidat yang tak memenuhi persyaratan ekspor karena beratnya melebihi 2,5 ons, diserap oleh sejumlah rumah makan di kota besar seperti Jakarta dan Yogyakarta.

Sumber: http://www.krjogja.com/web/news/read/300828/Sidat_jadi_Andalan_Kebumen